Breaking News

Selat Hormuz Memanas, Krisis di Palestina Jangan Dilupakan




Jakarta Sejumlah krisis keamanan terus bermunculan di Timur Tengah. Upaya dunia untuk menanganinya jangan mengabaikan konflik antara Palestina dengan Israel yang telah bertahun-tahun belum juga ada penyelesaiannya.

Demikian disampaikan Presiden SBY setelah menerima Dubes Palestina untuk RI. Pertemuan berlangsung di VVIP Room Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis (22/3/2012), sesaat sebelum bertolak ke Beijing, China.

"Secara umum di Timur Tengah sudah ada banyak masalah, dan sekarang krisis di Selat Hormuz. Meski di sana ada banyak masalah, tapi dunia jangan sampai lupakan penyelesaian Palestima yang adil dan kemerdekaan sebagai negara berdaulat segera terwujud," kata SBY.

Kunjungan Dubes Palestina pagi ini adalah menyampaikan surat Presiden Mahmoud Abbas yang membalas surat dari Presiden SBY. Di dalam suratnya, Presiden SBY tawarkan bantuan apalagi yang bisa Indonesia berikan di samping dukungan diplomasi luar negeri dan peningkatan kapasitas jajaran aparatur Palestina.

"Saya mengindikasikan kembali mengundang Presiden Mahmaoud Abbas untuk bicarakan apa lagi yang bisa Indonesia bantu kepada Pestina," sambung SBY.

Konflik berkepanjangan Palestina vs Israel, juga Presiden SBY bahas bersama Sekjen PBB Ban Ki-Moon dua hari yang lalu di Istana Bogor. Keduanya mendorong dunia lebih konkrit mencari jalan keluar yang adil.

"Di dalam pertemuan saya dengan Sekjen PBB Ban Ki-Moon juga kita bahas Palestina dengan perspektif dunia harus semakin melakukan langkah nyata untuk menyelesaian masalah," tegas SBY.

Sumber: http://news.detik.com

Tidak ada komentar