Seratusan Anak Yatim korban Konflik dan Stunami , Mengikuti Lomba Masak Sayur Pliek (pataran)

ACEH UTARA – Seratusan Anak Yatim korban konflik dan korban stunami yang tersebar di beberapa kecamatan dalam kabupen aceh utara minggu 25 /03/12 khusunya perempuan dari tingkat SMP sampai SMA mengikuti lomba Masak Sayur Pleik(patarana) di Palau Smadu Kota Lhokseumawe, acara ini berlangsung dari pagi sampe siank yang diikuti sebanyak 120 orang Anak Yatim terdiri dari 18 kelompok yang coba menyajikan sayur pleik teristimewa kepada para juri yang menilai hasil masakan mereka,
Anak yatim korba konflik dan korban stunami ini adalah yatim Binaan Baitul Mall Muamalat(bmm) dibeberapa Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara saat ini bmm melalui program kafala menyatuni biaya hidup untuk 2400 anak yatim di beberapa kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara dengan dan yang bersumber dari donatur OIC dan IDB.
Lomba memasak Sayur Pliek ini dilkasanakn dalam rangka pembinaan kepada anak yatim tersebut agar peka terhadap masakan ciri khas Aceh yang sudah dikenal sejak dulu,hal ini ditegaskan ketua penitia Zulfi Hendri saat penyerahan hadiah kepada para pemenang ditempat acara tersebut pemenag pertama diraih anak yatim Kecamatan Nisam Antara juara kedua diraih perwakilan yatim Samudra dan juara tiga diraih oleh perwakilan Murah Mulia, dalam arahanya kepada semua peserta agar dapat mengambil pelajran dari hasil perlombaan ini supaya tidak melupakan budaya kita selaku orang Aceh yang mempunyai masakan yang sangat enak,dan kepada para peserta yang belum beruntung dihapkan agar lebih giat belajar lagi semoga lain waktu dapat hadiah.
Cut yulia salah satu anak yatim peserta dari Nisam Antara yang mendatkan juara pertama dalam perlombaan tersebut mengaku sangat senang dengan acara seperti ini kerena menurut dia degan adanya acara sepeti ini mereka dapat belajar dan mengerti tentang masakaan yang tidak ada didareah lain, ini juga jadi bekal buat kami untuk masa depan nanti daalam menyajikan makanan kepada keluarga kami karena kita perempuan sedit banyaknya harus mengerti tentang masakan daerah , terang cut julia.(saif)
Tidak ada komentar
Posting Komentar