Breaking News

Pilkada Aceh Utara Dinilai Sarat Teror

Metrotvnews.com, Aceh Utara: Sebanyak delapan kandidat calon Bupati Kabupaten Aceh Utara mengelar rapat penolakan Pilkada Aceh Utara yang berlangsung 9 April lalu. Para peserta Pilkada ini menilai pemilihan bupati berlangsung di bawah tekanan teror dan intimidasi.

Akibat diteror dan diintimidasi oleh Partai Aceh, para kontestan tidak akan menandatangani berita acara rekapitulasi suara. Mereka menganggap penyelenggara Pilkada Aceh Utara tidak mampu mencegah terjadinya kecurangan masa kampanye. Pascapemungutan suara, delapan kandidat ini sering diteror dengan ancaman tembak, pembakaran dan penembakan rumah kandidat.

Pimpinan rapat, Misbahul Munir memaparkan sejumlah kasus intimidasi terhadapnya sudah pernah dilaporkan ke polisi dan panwaslu, namun belum terungkap pelaku teror tersebut. Gugatan ini akan diteruskan ke Mahkamah Konstitusi bersama dengan kandidat lain di seluruh Aceh yang pernah diteror dan intimidasi terhadap tim pemenangan.

Calon Bupati nomor urut 2 Husnan Harun mengaku Pilkada yang berlangsung Senin (9/4) dinilai tidak adil karena dilaksanakan dalam keadaan teror dan intimidasi. Masyarakat pun tidak bebas menyalurkan pilihannya.

Pasangan M Thaib-Muhammad Jamil sementara unggul dengan persentase 64,12 persen, disusul pasangan Sulaiman-Ibrahim, sedangkan pasangan lainnya rata-rata di bawah dua persen.(dNI)
sumber:http://www.metrotvnews.com

Tidak ada komentar