PKS Dukung Buruh Bentuk Organisasi Baru
"Sebuah Kemajuan yang luar biasa dengan buruh bisa duduk bersama dalam satu wadah. Kita berharap dengan dibentuknya MPBI Kepentingan-kepentingan buruh akan lebih dikedepankan dalam setiap gerakan dan aksinya." Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Herlini Amran mengapresiasi terbentuknya wadah organisasi baru bagi para buruh, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI). Perempuan yang duduk di Komisi IX DPR itu menyatakan bisa memahami alasan pembentukan organisasi baru itu. Dengan banyaknya organisasi atau serikat buruh yang sudah berdiri, justru menyebabkan rendahnya kepercayaan di antara buruh itu sendiri. "Sebuah Kemajuan yang luar biasa dengan buruh bisa duduk bersama dalam satu wadah. Kita berharap dengan dibentuknya MPBI Kepentingan-kepentingan buruh akan lebih dikedepankan dalam setiap gerakan dan aksinya," ujar Herlini dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (1/5). Pada kesempatan itu, Herlini juga menyatakan PKS siap bergabung dengan buruh untuk selalu memperjuangkan dan menuntaskan isu-isu yang selama ini krusial dirasakan buruh. Misalnya mencari solusi dari upah murah, solusi terhadap kontrak dan outsourching dan akan mengawal pelaksanaan dari UU BPJS yang telah disahkan. "Kami juga akan berusaha keras mendesak pemerintah untuk segera dapat menstabilkan harga-harga bahan pokok yang naik ketika isu kenaikan BBM dilontarkan. Kenaikan bahan–bahan pokok menyebabkan daya beli buruh yang menurun karena upahnya tetap,” tuturnya. Ia juga berjanji akan mendorong PKS meminta kemekertrans segera merevisi 46 komponen hidup layak di peraturan upah buruh yang sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang. Salah satunya adalah memastikan agar revisi aturan itu bisa dilaksanakan dan diselesaikan secepatnya. "Kita berharap semoga buruh bisa mendapatkan hak-hak dan keadilannya sehingga dapat meningkatkan efektifitas kinerjanya. Sekali lagi selamat hari buruh sedunia," kata dia.Penulis: Markus Junianto Sihaloho/ Ardi Mandiri
sumber: beritasatu.com
Tidak ada komentar
Posting Komentar