 |
| kakek dalam banjir di Matang Kuli |
HABA _ Aceh Utara,Banjir bukan
lagi kata yang asing di terlinga Masyarakat yang tinggal di Lingkungan Exxon
Mobil Aceh Utara, khususnya di kecamatan Matang Kuli dan Tanah Luas Aceh Utara,
Setiap tahun mereka hanya menghitung berapa kali banjir melanda, berapa kali
harus mengemas barang agar tidak basah, berapa kali harus gagal panen dan bagi
pelajar berapa kali harus libur sekolah. “Banjir ini bukanlah terjadi akhir –
akhir ini namun sejak Exxon Mobil
menggaruk minyak di Daerah ini (Aceh Utara). Pertanyaannya apa peran Exxon Mobil dalam
mengatasi banjir ini..? saya yakin pertanyaan ini sudah basi…namun pertanyaan
ini belum ada jawabannya..hingga Hari ini.., Exxon Terus menggaruk Hasil bumi, dan
masyarakat hanya menanti kapan banjir kembali. Pihak Pemerintah pun hanya
terpaku , diam seribu bahasa, setiap banjir tiba mereka hanya membawa perahu
karet, mendirikan tenda dan membawa makanan “alakadar”. Setelah banjir usai
masyarakat di “paksa “ untuk pulang dengan bekal, sedikit beras dan beberapa
bungkus Mie instant. Kita bisa
membayangkan berapa kerugian mereka selama banjir, di kalikan saja dalam
setahun lebih dari 5 kali banjir. Intinya Pihak Exxon Mobil dan Pemda Aceh
Utara lebih tahu apa yang harus dilakukan…Masyarakat Menunggu..
Foto - Foto banjir di Matang Kuli tanggal 1 Desember 2012,
 |
| Usaha Dagang Masyarakat yang tergenan banjir |
 |
| Rumah Masyarakat |
 |
| Jalan yang tergenan banjir |
 |
| Exxon Mobil Cluster IV |
 |
| Persawahan yang mengelilingi EXXON Mobil Cluster III |
 |
| Jalan Menuju Desa Serba Jaman Baroh yang hanya 300 dari Pagar Exxon Mobil |
 |
| Msyarakat sedang memancing ikan di pagar Exxon Mobil |
 |
| Pabrik Exxon Mobil Cluster III |
Oleh Tim Lamhabanews
Tidak ada komentar
Posting Komentar