KAMMI, Sediakan Tiket Pulang Kampung Untuk KPK
“Jika KPK Masih Tak Berani Tangkap Boediono, KAMMI Akan Beri Tiket Abraham Pulang Kampung”
![]() |
| Aksi Kammi |
HaBa_JAKARTA : Kasus mega skandal Century dinilai sebagai salah satu kasus korupsi terbesar pasca reformasi.
Sebab, kasus Century ini telah merugikan negara sebesar Rp 6,7
triliun dan dilakukan oleh pejabat tinggi negara serta bergelar
akedemisi setingkat profesor.
Salah satu yang dinilai bertanggung jawab dalam kasus ini adalah
Wakil Presiden Boediono yang menjabat Gubernur Bank Indonesia (BI) saat
itu.
“Kalau KPK tidak berani tangkap Boedione, lebih baik Ketua KPK
Abraham Samad mengundurkan diri dan pulang kampung ke Makassar,” ujar
Ketua Umum PP KAMMI Muhammad Ilyas dalam aksinya di depan Gedung KPK
Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2012).
Menurut Ilyas, KPK cuma berani dengan jenderal berbintang saja, sementara Boediono yang tidak berbintang dibiarkan.
“Jenderal bintang dua ditanggap, lalu kenapa Boediono yang tidak
punya bintang dibiarkan. Keterlibatan Boediono datanya lengkap, kita
juga memegang datanya kok, dia itu malingnya. KPK jangan melucu deh,”
ungkap Ilyas.
Aksi dari sekitar 200 mahasiswa KAMMI ini sempat bentrok dengan
pihak keamanan setelah mereka berusaha menurunkan bendera merah-putih
yang sedang berkibar di tiang Bendera KPK. Hal ini dilakukan sebagai
simbol lemahnya KPK menangkap KPK. (okezone)/salam-online.com

Tidak ada komentar
Posting Komentar