Masih Ada Nasi Pecel Rp 4.000 Sepincuk
![]() |
| Nasi Pecal dikota Semarang/foto:kompas |
HaBa_Semarang - Kawasan keramaian dan pusat
hari bebas kendaraan bermotor di Kota Semarang, Jawa Tengah, ternyata
masih menyediakan nasi pecel murah.
Kalau habis olahraga atau bersepeda, tidak ada salahnya menikmati nasi pecel, Ny Sadiyem hanya seharga Rp 4.000 se pincuk.
Menemukan
jumpat jualan Ny Sadiyem tidak sulit. Kalau ada penjual nasi pecel di
pojok timur, kawasan bisnis super ekonomi di Simpang Lima Semarang,
pastilah los lesehan Ny Sadiyem, warga Kelurahan Batanmiroto, Kecamatan
Semarang Tengah, Semarang.
Ny Sadiyem mengatakan, dia sudah jualan
sejak muda. Awalnya pada 1950 mengawali berjualan bubur sunsum.
Berjaualan bubur sambil berkeliling tapi 15 tahun kemudian dia beralih
jualan nasi pecel dan nasi ayam.
Untuk penggemar sepeda, nasi
pecel Ny Sadiyem memang khas, terutama sambal pecelnya. "Kalau di tempat
lain, sambal pecel selalu manis. Tapi di los nasi pecel Ny Sadiyem,
sambal pecelnya ada rasa asin dan pedesnya," ujar Thohir, pegawai swasta
yang selalu membawa anggota klub sepeda sarapan di tempat ini.
Kalau
pelanggan yang memilik menu lain bisa memilih nasi ayam. Nasi ayam
yakni nasi yang diberi suwiran daging ayam dan telur separuh dengan
sayur tahu.
Seporsi nasi ayam Rp 5.000. Makan nasi pecel,
lontong opor atau nasi ayam jadi nikmat kalau ditambah lauknya. Lauk
yang tersedia ada sate rempelo ati ayam, sate usus ayam, kerupuk, sate
telur puyuh, atau telur rebus.
Menurut Ny Sadiyem, enam tahun lalu
piring makannya dulu terdiri daun pisang yang dipincuk. Namun seiring
daun pisang segar sulit diperoleh, nasi kini disajikan dalam piring
beralas kertas.
Ny Sadiyem hanya berjualan kalau minggu hanya
pukul 05.00 sampai 10.00. Sedangkan hari biasa berjualan di lokasi yang
sama hanya saja mulai pukul 18.00 sampai pukul 23.30.
sumber: Kompas.com

Tidak ada komentar
Posting Komentar