Mentan Siap Investigasi Tata Niaga Benih di Pekalongan
![]() |
| Dr. Ir. Suswono, MMA/koran-jakarta.com |
Pekalongan – Menteri
Pertanian, Dr. Ir. Suswono, MMA menyatakan siap untuk melakukan investigasi tata niaga benih di
Pekalongan terkait laporan sejumlah petani tentang adanya benih berkualitas rendah yang beredar di
daerah tersebut.
"Saya prihatin betul kalau memang yang dilaporkan oleh para petani itu benar. Apalagi
benih bersubsidi itu merupakan benih bersertifikat yang diproduksi oleh sebuah Badan Usaha Milik
Negara. Karena itu akan saya cek kebenarannya di lapangan, apakah karena kesalahan pengelolaan on
farm nya oleh petani atau kualitasnya memang jelek. Kalau kualitas yang jelek, maka itu jelas
pelanggaran,” jelasnya di Desa Kebon Agung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu
(12/1/2013).
Menurut Mentan, Kementerian Pertanian sudah melakukan prosedur pemeriksaan sebagaimana
mestinya. Namun jika ada benih jelek yang tersebar maka ada kemungkinan pengawas benih yang teledor,
manipulasi dari produsen benih yaitu petani penangkar benih atau kongkalikong dari
keduanya.
“Benih padi subsidi yang dijual ke para petani merupakan varietas unggul dan sudah
tersertifikasi. Makanya aneh kalau varietas unggul tidak maksimal. Bisa jadi pengawas benih teledor
dan mungkin juga ada manipulasi dari produsen yang sudah kongkalingkong. Untuk itu kita akan
pelajari," kata Mentan.
Selain akan melakukan investigasi, Mentan juga meminta kepada para petani untuk segera
melakukan pengaduan melalui SMS Pengaduan jika menemukan berbagai penyimpangan “Bagi para
petani yang menemukan penyimpangan di lapangan bisa melaporkan secara langsung kepada saya melalui
nomor 08138034444,” tegasnya.
Sebelumnya dalam dialog dengan para petani terungkap bahwa kualitas
benih bantuan pemerintah yang daya tumbuhnya rendah berkisar antara 30% - 50% persen. Kondisi
tersebut membuat para petani terpaksa membeli benih pengganti.[deptan.go.id]

Tidak ada komentar
Posting Komentar