Breaking News

Negara Anggarkan Rumah TNI Sebesar Rp1 Triliun

ANTARA/Jessica Helena Wuysang/ip
Jakarta: Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie datang ke Kementerian Keuangan untuk menindaklanjuti rencana pembangunan perumahan TNI yang dianggarkan negara senilai Rp1 triliun.
Perumahan yang ditujukan untuk TNI AD tersebut akan tersebar di semua kodam, mulai dari Aceh sampai Papua.

Pramono Edhie tidak membatasi jumlah rumah yang akan dibangun. Ia berharap perumahan tersebut bisa dibangun sebanyak-banyaknya sehingga para TNI bisa mendapatkan hak selama masa jabatan.

Permasalahan yang tak jarang ditemui ialah sulitnya para pensiunan beserta keluarga TNI AD meninggalkan rumah dinas dan fasilitas yang sebelumnya disediakan pada saat mereka menjabat.

"Ada orang yang mulai jadi tentara sampai pensiun tidak pernah mendapat rumah dinas. Sebaliknya, ada orang yang mulai jadi tentara sampai pensiun di rumah dinas. Jadi kasihan enggak tuh yang enggak dapat rumah dinas?" ungkap Edhie.

Karena itu, atas dasar keprihatinan kepada anggota TNI AD, salah satu penanganannya ialah membangun lebih banyak rumah dinas untuk mereka.

Ia menambahkan ketentuannya itu setelah mereka pensiun harusnya mengembalikan segala fasilitas yang sebelumnya diberikan.

Namun, meski di antara mereka telah mengembalikan rumah dinas, tetap belum mampu menutupi rumah dinas yang semestinya dihuni para TNI AD. "Wong dikembalikan semua saja masih kurang," tambahnya.
 sumber : metrotvnews.com

Tidak ada komentar