Ketua DPW PKS Aceh Raih Anugerah Politikus Dakwah
BANDA ACEH | Ikatan Siswa Kader Dakwah (ISKADA) Propinsi Aceh
memberikan anugrah dakwah 2013 kepada Ghufran Zainal Abidin, MA, ketua
DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh dengan kategori “Politikus
Dakwah”.Anugrah ini diberikan pada acara hari jadi ke 40 ISKADA Aceh di
Taman Budaya, Seutui Banda Aceh dan dihadiri oleh ratusan masyarakat dan
unsur ulama, akademisi dan tokoh masyarakat, Sabtu (9/2/2013).
Keterpilihan Ghufran mengalahkan empat nominasi politisi lainnya yang
memiliki nilai tertinggi dari partai yang berbeda dari puluhan nama
yang diterima panitia, yaitu Drs.Hasbi Abdullah dari Partai Aceh (PA),
Tgk Muhibushshubri, Ketua Partai Damai Aceh (PDA), Tgk Subhan, M.Isa,
ketua DPD PKS Banda Aceh dan Fakhrurrazi, SIP, M.IP, juru bicara PA.
Tgk Marwidin Mustafa, ketua ISKDA Aceh mengatakan, nama-nama tersebut
merupakan usulan dari publik Aceh via jejaring sosial, sms dan wadah
lainnya. Ghufran dianggap sebagai politisi yang memiliki kredibilitas
dan kriteria sebagai politisi dakwah karena mampu membawa pesan-pesan
dakwah Islam dalam kegiatan politik praktis sebagai anggota DPR Aceh
dan sebagai ketua DPW PKS Aceh.
“Dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRA, Ghufran dikenal sebagai
seorang ustazd peramah dan amanah serta konsisten mendukung penegakan
syari’at Islam di Aceh dalam semua aspek kehidupan. Kata-katanya dan isu
yang beliau angkat sangat menyejukkan dan jauh dari nuansa konflik.
Beliau juga sering mengeluarkan statmen mendukung syari’at Islam serta
tidak berkonflik dengan siapapun, kata Marwidin Mustafa.
Selain itu, Ghufran juga dikenal sebagai seorang Ustazd yang sering
mengisi pengajian, menjadi khatib, menjadi imam dan terlibat dalam
berbagai kegiatan dakwah Islamiah lainnya.
Sebagai ketua DPW PKS Aceh, Ghufran konsisten membina kader-kader PKS
untuk selalu taat menjalankan perintah Allah Swt dan menjauhi
laranganNya. Setiap kader PKS mampu dicetaknya untuk melaksanakan
program rutin halaqah tarbawiyah, hafal Alqur’an, mengkaji hadits,
menelaah kondisi dunia Islam, bahkan kader PKS dibimbingnya untuk tidak
merokok. Bahkan kader PKS dikenal sangat militan dan solid.
Dijumpai pasca pasca acara penyerahan anugrah dakwah, Ghufran
merendah diri. Baginya, yang terpenting adalah terus berbuat untuk
dakwah dan membina masyarakat. Anugerah tersebut tidak akan membuat ia
besar hati, justru akan membuatnya melihat hal tersebut sebagai cobaan
dari Allah Swt.
Anugerah dakwah yang diterima oleh Ketua DPW PKS Aceh ini membuktikan
bahwa persoalan skala nasional yang sedang menimpa mantan presiden PKS
yang dijadikan tersangka oleh KPK karena dicurigai akan menerima suap
tidak berpengaruh pada PKS Aceh. Masyarakat bisa menilai bahwa banyak
kebaikan yang dibawa oleh PKS sebagai sebuah partai dakwah.[pksaceh]

Tidak ada komentar
Posting Komentar