Pengamat: Jokowi Jadi Dagangan Politik PDIP
JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ikut menjadi
juru kampanya untuk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa
Barat Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki.
Atas perbuatannya itu, Jokowi dianggap hanya menjadi dagangan politik
partai pengusung Rieke-Teten, PDI Perjuangan untuk meningkatkan
elektabilitas peserta pemilukada.
“Tentu saja dia menjadi dagangan politik ,” kata Pengamat Politik
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Saiful Umam saat dihubungi
Republika, Kamis (21/2).
Menurut Saiful, dalam politik sah-sah saja Jokowi menjadi alat
dagangan politik bagi partai pengusungnya. Namun, yang perlu
diperhatikan adalah Jokowi harus melalukan itu tanpa harus menabrak
aturan yang berlaku.
“Yang kemarin itu kan dia sempat bermasalah soal izin aturan kampanye
itu di Kementerian Dalam Negeri, harusnya dia memberikan contoh yang
baik,” katanya. Menurutnya, apa yang dilakukan Jokowi itu bisa berdampak
negatif bagi pendidikan politik masyarakat.
Jokowi menjadi juru kampanye pasangan calon Gubenur Jawa Barat
Rieke-Teten pada Ahad (17/2) lalu. Saat dikonfirmasi, Jokowi mengklaim
telah mendapat cuti selama dua hari dari jabatannya sebagai Gubernur DKI
Jakarta. Namun, Kementerian Dalam Negeri belum memberikan izin untuk
mengambil cuti kepada Jokowi.
sumber:republika.co.id

Tidak ada komentar
Posting Komentar