PKS Kritik Pencegahan Ridwan Hakim
| refrizal/kompas.com |
JAKARTA, - Anggota Majelis Syuro Partai
Keadilan Sejahtera Refrizal mempertanyakan pencekalan terhadap Ridwan
Hakim, anak keempat Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Refrizal
yakin Ridwan tidak ada kaitannya dalam kasus dugaan suap yang kini
tengah ditelusuri Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Apa urgensinya
dia dicekal? Dia itu baru anak kemarin sore, kuliah juga baru tamat.
Bisa pengaruhi siapa dia?" ujar Refrizal, Senin (18/2/2013), di Gedung
Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Anggota Komisi VI DPR itu
menuturkan, tudingan yang menyebutkan Ridwan melarikan diri adalah
kejam. "Dia belum jadi saksi, tersangka juga bukan. Jangan terlalu
berlebihan," imbuhnya.
Menurut Refrizal, ia mengenal Ridwan Hakim
sejak kecil. Ridwan disebutnya merupakan sosok anak yang pintar. Sejak
Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, Ridwan bersekolah di Nurul
Fikri. "Setelah itu, dia sekolah di IPB, di Inggris. Dia juga biasa ke
Turki untuk diundang," ucapnya.
Ia pun yakin Ridwan Hakim sama
sekali tidak terlibat dalam kasus dugaan suap impor daging. "Belum ada
kisah kriminal Ridwan Hakim selama ini," katanya.
Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengirimkan surat pencegahan keluar
negeri terhadap pihak-pihak yang diduga terkait kasus suap impor daging
sapi di Kementerian Pertanian. Pada tanggal 8 Februari lalu, KPK
mencegah empat nama, salah satu di antaranya adalah Ridwan Hakim. Tiga
lainnya yakni Ahmad Zaky, Rudy Susanto, dan Jery Roger.
Ridwan
Hakim merupakan anak keempat dari Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan
Sejahtera, Hilmi Aminuddin. Namun, Juru Bicara KPK Johan Budi tidak
mengetahui kaitan Ridwan dalam kasus ini. Akan tetapi, Ridwan ternyata
sudah lebih dulu berada di Turki saat surat pencegahan dikeluarkan pihak
Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM
sumber:kompas.com
Tidak ada komentar
Posting Komentar