PM SURIAH INGIN CENDEKIAWAN ARAB IKUT DIALOG NASIONAL
Suriah_Perdana Menteri Suriah Wael al-Halqi menginginkan peran cendekiawan Arab ikut dalam upaya dialog nasion Suriah.
Al-Halqi dalam pertemuan dengan tokoh budaya Arab pada Simposium Dialog Nasional untuk Suriah di Damaskus Senin (25/2), mengatakan, partisipasi cendekiawan Arab merupakan wujud persaudaraan yang tulus dan dukungan mereka terhadap Suriah.
"Kita harapkan mereka memahami adanya
rencana jahat sengit AS dan Zionis yang bertujuan menghancurkan kawasan
Arab," ujar Al-Halqi.
Menurut Al-Halqi, pemerintah Suriah berupaya melaksanakan program politik, dan berkomitmen membuat dialog dengan pihak manapun.
Dia menambahkan, pemerintah bertekad
untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat konflik
bersenjata dan menegaskan ekonomi Suriah akan mengatasi semua tantangan
itu.
Intelektual Arab menyatakan keyakinannya, Suriah akan keluar dari
krisis, dan Suriah akan tetap menjadi detak jantung bagi dunia Arab,
lapor Kantro Berita SANA.
Dalam sesi penutupan simposium, kalangan
cendekiawan diminta memainkan perannya dalam memperkuat nilai-nilai
moral, meningkatkan kesadaran dalam masyarakat, memerangi ekstremisme
dan intoleransi, serta menekankan pentingnya keterlibatan tokoh-tokoh
cendekiawan dalam dialog dan media.
Pernyataan juga menyebutkan, pentingnya
meningkatkan interaksi intelektual yang berfokus pada penelitian ilmiah
sebagai prioritas nasional, mengadakan seminar untuk kalangan pemuda
Suriah, serta bersikap waspada terhadap organisasi yang didanai pihak
asing dan slogan palsu yang dipromosikan media massa.
Rekomendasi menyatakan perlunya peran penting Angkatan Bersenjata dalam menjaga dan melindungi keamanan negara.
Menteri Kebudayaan Suriah Lubana Mashouh
dalam pidato penutupan mengatakan, dengan adanya rekomendasi pertemuan
kaum cendekiawan menunjukkan perannya dalam ikut serta memberikan solusi
setiap masalah yang memang memerlukan penelitian cermat dari segala
aspek.
"Ini membuktikan bahwa Suriah hidup dengan orang-orang yang cinta dengan tanah airnya," tegas Mashouh.
Dia mengatakan simposium ini merupakan langkah awal yang akan diikuti langkah-langkah berikutnya secara benar.(mirajnews)

Tidak ada komentar
Posting Komentar