Breaking News

Puluhan Ribu Massa Ganteng Padati Lapangan Parasamya Kisaran

KISARAN- Kampanye terbuka pasangan Cagub dan Cawagubsu Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi (GanTeng) di Lapangan Parasamya, Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, membludak, Selasa (26/2/2013). Sedikitnya 55 ribu massa pendukung dari 6 kabupaten kota tumpah ruah hingga lapangan dipenuhi jari saat ribuan massa mengangkat tangan keatas.
Meski orasi politik dari juru kampanye (jurkam) dimulai pukul 15.00 WIB, namun massa pendukung dari Kabupaten Asahan, Kota Tanjung Balai, Batubara, Labuhanbatu Utara (Labura), Labuhanbatu Induk dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) telah memadati  lapangan seja pukul 14.00 WIB. Sebagian massa tidak dapat masuk ke lapangan dan terpaksa berdiri di badan jalan disisi Lapangan Parasamya Kisaran.
Konsentrasi massa yang sebelumnya telah berkumpul, tiba-tiba buyar saat Gatot dan Tengku Erry diarak diiringi pegelaran reog memasuki lapangan.  Akibat massa pendukung, terutama kaum ibu, terlibat aksi saling rebut menyalami petugas kepolisian, Pandu Keadilan dan Satgas Pemuda Pancasila (PP) kesulitan menerobos massa pendukung guna membuka jalan untuk Gatot dan Tengku Erry. Butuh waktu sedikitnya 30 menit untuk Gatot dan Tengku Erry bisa tiba diatas panggung kampanye.
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Ustadz Anshari Lubis dalam orasi politiknya menghimbau pendukung untuk menyatukan barisan memenangkan pasangan GanTeng, mengikuti keberhasilan pasangan Aher-Deddy di Jawa Barat.
“Jangan mau ketinggalan dengan Jawa Barat. Kita harus merapatkan barisan untuk memenangkan pasangan GanTeng satu putaran. Fitnah yang dilakukan lawan politik jangan sampai memecah-belah massa penduung, tetapi harus mengeratkan seluruh elemen yang ada,” sebut Anshari.
Sementara Gatot Pujo Nugroho menambah riuh suasana dengan melempar beberapa pertanyaan sederhana kepada massa pendukung. Pendukung yang dapat menjawab mendapat kenang-kenangan topi yang sebelumnya telah ditandatangani Gatot.
“Siapa nama pasangan saya,” tanya Gatot. Seluruh massa mengangkat tangan keudara. Lapangan Parasamya Kisaran langsung dipenuhi jari tangan ribuan massa pendukung. Sebagian saling desak berusaha maju ke arah panggung. Akibatnya, petugas keamanan sempat kewalahan menenangkan massa. Strategi Gatot ini sukses memicu reakasi massa pendukung.
Dalam orasi politiknya, Gatot mengajak massa pendukung datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 7 Maret mendatang untuk menyalurkan hak suaranya demi kemenangan GanTeng.
“Mari kita lanjutkan perjuangan yang telah kita mulai. Jangan sia-siakan perjuangan itu dengan memulai dari nol,” ajak Gatot.
Tengku Erry Nuradi punya cara unik untuk menggugah konsentrasi massa pendukung. Bupati Serdang Bedagai (Sergai) dua periode ini, meminta ribuan massa mengangkat kedua jari telunjuk keudara dan meminta massa menepukkannya beberapa kali.
“Tepukan satu jari tidak berbunyi. Itu artinya satu tidak memberikan manfaat apa-apa,” sebut Erry.
Selanjutnya Tengku Erry meminta massa mengangat dua jari, seterusnya tiga jari, empat jari dan diminta massa menepukkan empat jarinya. Kemudian Tengku Erry meminta massa mengangkat 5 jari dan menepukkannya diudara. Terdengar tepukan dari seluruh penjuru lapangan.
“Satu, dua, tiga dan empat, tidak memberikan makna kegembiraan. Hanya dengan 5 jari terdengar nyaringnya tepukan. Tepukan itu bermakna kemenangan bagi suluruh masyaraat Sumatera Utara,” sebut Tengku Erry. Sontak ribuan massa menyerukan kemenangan pasangan GanTeng.
Tengku Erry juga menyebutkan, dalam kepemimpinannya nanti pasangan GanTeng akan memperjuangkan seluruh pelajar SD hingga SMA Negeri di Sumut, bebas biaya pendidikan.(ganteng)

Tidak ada komentar