Gatot dan Tengku Erry Pimpin Pencabutan Alat Peraga
Medan, (3/3) – Calon gubernur dan wakli gubernur
Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi memimpin langsung
proses pencabutan alat-alat peraga kampanye di beberapa lokasi di
Medan.
Proses pencabutan yang diakukan kedua tokoh tersebut bersama dengan tim relawan lainnya diawali dengan mencabut alat peraga yang ada di beberapa pohon di seputar Mesjid Raya Medan.
Beberapa alat peraga seperti baliho, stiker, mini baliho, dan beberapa jenis alat peraga lainnya yang ada diseputar mesjid yang menjadi ikon Kota Medan itu dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB
Gatot Pujo Nugroho dalam kesempatan itu mengatakan apa yang dilakukan tersebut merupakan kewajiban bagi setiap calon gubernur dan wakli gubernur berserta tim suksesnya masing-masing.
Sebagaimana yang diketahui bahwa menjaga keindahan kota adalah keharusan bagi semua pihak, maka pembersihan alat peraga tersebut juga bagian dari upaya menjaga keindahan kota.
Ia juga mengintruksikan kepada semua tim relawan ganteng berserta partai pendukung lainnya di seluruh kabupaten/kota untuk segera melakukan pernersihan alat-alat peraga tersebut.
“Sekarang masih pukul 22.30 WIB, masih ada beberapa jam lagi hingga pukul 00.00 WIB. Namun kita melakukannya lebih cepar sebagai upaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita taat azas,” katanya.
Dalam kesempatan itu Gatot juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut menusukseskan proses pemilukada kali ini, yakni dengan menggunakan hak pilihnya pada 7 Maret mendatang.
“Mari berbondong-bondong gunakan hak pilih anda pada 7 Maret mendatang. Ini adalah sebagai bagian dari upaya kita untuk mensukseskan pemilikada,” karanya.
Sementara humas Panwaslu Sapruddin (ucok) yang turut menyaksikan proses pencabutan alat peraga tersebut mengaku salut dengan apa yang telah dilakukan Gatot dan Tengku Erry.
“Apa yang dilakukan pasangan Gatot dan Tengku Erry pantas kita apresiasi. Ini juga dapat menjadi contoh bagi pasangan yang lainnya,” katanya.(GanTeng)
Proses pencabutan yang diakukan kedua tokoh tersebut bersama dengan tim relawan lainnya diawali dengan mencabut alat peraga yang ada di beberapa pohon di seputar Mesjid Raya Medan.
Beberapa alat peraga seperti baliho, stiker, mini baliho, dan beberapa jenis alat peraga lainnya yang ada diseputar mesjid yang menjadi ikon Kota Medan itu dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB
Gatot Pujo Nugroho dalam kesempatan itu mengatakan apa yang dilakukan tersebut merupakan kewajiban bagi setiap calon gubernur dan wakli gubernur berserta tim suksesnya masing-masing.
Sebagaimana yang diketahui bahwa menjaga keindahan kota adalah keharusan bagi semua pihak, maka pembersihan alat peraga tersebut juga bagian dari upaya menjaga keindahan kota.
Ia juga mengintruksikan kepada semua tim relawan ganteng berserta partai pendukung lainnya di seluruh kabupaten/kota untuk segera melakukan pernersihan alat-alat peraga tersebut.
“Sekarang masih pukul 22.30 WIB, masih ada beberapa jam lagi hingga pukul 00.00 WIB. Namun kita melakukannya lebih cepar sebagai upaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita taat azas,” katanya.
Dalam kesempatan itu Gatot juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut menusukseskan proses pemilukada kali ini, yakni dengan menggunakan hak pilihnya pada 7 Maret mendatang.
“Mari berbondong-bondong gunakan hak pilih anda pada 7 Maret mendatang. Ini adalah sebagai bagian dari upaya kita untuk mensukseskan pemilikada,” karanya.
Sementara humas Panwaslu Sapruddin (ucok) yang turut menyaksikan proses pencabutan alat peraga tersebut mengaku salut dengan apa yang telah dilakukan Gatot dan Tengku Erry.
“Apa yang dilakukan pasangan Gatot dan Tengku Erry pantas kita apresiasi. Ini juga dapat menjadi contoh bagi pasangan yang lainnya,” katanya.(GanTeng)

Tidak ada komentar
Posting Komentar