Breaking News

Mata payah, SIM langsung dicabut

Sejak pindah ke Inggris pada awal 2000 silam, seingat saya, hanya sekali saya diberhentikan polisi.
Kebetulan sedang ada semacam operasi polisi lalu lintas (Inggris tidak memiliki polisi yang khusus bertugas di jalan raya) dan saya termasuk satu dari beberapa pemilik kendaraan yang diminta berhenti.
Cukup kaget juga mengapa saya diminta berhenti. Perasaan tidak ada yang salah dengan kendaraan saya dan saya juga tidak melakukan pelanggaran lalu lintas ketika itu.
Pak Polisi dengan sopan menanyakan nama saya dan kemudian memberi tahu bahwa lampu rem mobil saya mati.
Lampu rem yang tidak berfungsi termasuk pelanggaran karena bisa membahayakan pengendara lain.
Bayangkan mobil di depan tiba-tiba berhenti atau mengurangi kecepatan dengan drastis. Dalam situasi normal, Anda tahu mobil di depan melambat karena lampu remnya menyala.
Kembali ke operasi polisi yang saya alami.
Begitu diberitahu bahwa lampu rem mobil saya mati, maka saya pun kembali menghidupkan kendaraan dan menginjak rem.
Ternyata lampu rem saya hidup. Pak polisi meminta maaf dan saya pun melanjutkan perjalanan.
Di belakang saya ada beberapa pemilik kendaraan yang diperiksa polisi.
Mereka mungkin tidak membayar pajak atau asuransi, yang juga merupakan pelanggaran.
Selain soal administratif dan kelayakan mobil, polisi juga secara berkala memeriksa kondisi fisik pengendara.
Metode sederhana
Ini bagian dari upaya untuk mencegah para pengendara mabuk menjalankan mobil.
Anda tentu paham potensi bahaya yang disebabkan oleh pengendara yang mabuk atau sedang dalam pengaruh narkoba. Ingat kasus pengendara Xenia maut di Jakarta beberapa waktu lalu?
Dan sekarang polisi di Inggris akan melakukan operasi untuk mengecek kesehatan mata para pengendara.
Metode pengecekan sangat sederdana.
Anda hanya diminta membaca nomor plat mobil lain dari jarak 20 meter.
Bila Anda gagal, sanksinya berat. SIM Anda akan langsung dicabut hari itu juga.
Operasi kesehatan mata oleh polisi dilakukan setelah Cassie McCord, gadis berusia 16 tahun dari Colchester, Inggris timur, tewas tertabrak oleh seorang pengendara berusia 87 tahun.
Dalam pemeriksaan diketahui penglihatan pengendara ini sangat buruk.
Polisi mengatakan pengendara dengan penglihatan yang buruk sama bahayanya dengan menyetir kendaraan dalam keadaan mabuk.
Keduanya bisa menyebabkan cedera atau kematian orang lain.
sumber: bbc.co.uk

Tidak ada komentar