ACT Gandeng KBRI Mesir Salurkan Bantuan
Tim SOS-Egypt diterima Selasa (20/8) pukul 11.30 waktu Mesir oleh
Iman Hilmanuddin, selaku staff atase pertahanan, Agus Hendrijanto,
Sekretaris I, dan Dahlia Kusuma Dewi, Sekretaris II Bidang Informasi dan
Sosial Budaya KBRI Mesir.
Relawan SOS-Egypt, Sutaryo melaporkan untuk Republika, pertemuan itu
membahas seputar kondisi Mesir terkini pasca berlakunya Undang-Undang
Darurat yang menuntut setiap rakyat Mesir dan khususnya WNI agar lebih
berhati-hati dan waspada.
"Secara umum, KBRI telah siap jika pemerintah pusat memerintahkan
kami untuk melakukan evakuasi pada WNI di sini, setiap hari kami
melakukan rapat koordinasi dan melaporkan ke pemerintah pusat," kata
Agus.
Agus juga mengimbau agar WNI tidak terlibat aktivitas politik Mesir.
WNI harus fokus pada aktivitas sebagai pelajar atau pekerja.
KBRI juga membawa tim berkunjung ke Sekolah Indonesia Cairo (SIC) di
Dokki dan Konsulat Jendral di Nasr City yang merupakan lokasi posko
perwakilan KBRI jika kemungkinan terburuk terjadi.
Di Nasr City, dilakukan distribusi bantuan paket sembako yang berisi
beras, minyak goreng, gula, kornet, susu, kecap dan makanan instan
untuk WNI bantuan dari KBRI.
Data terakhir jumlah WNI di Mesir yang melapor ke KBRI berjumlah
5.026 dan 2.889 diantaranya mahasiswa yang tengah studi di berbagai
perguruan tinggi yang tersebar di Mesir. (ROL)

Tidak ada komentar
Posting Komentar