Breaking News

Diancam Dicopot, Kadisdik DKI Pasrah

Jakarta - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Taufik Yudi mengaku pasrah menanggapi ancaman pencopotan dirinya yang dilontarkan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, terkait kisruh soal lelang jabatan Kepala Sekolah (Kepsek).

"Saya percayakan semua keputusan pada atasan saya. Dan terutama saya percayakan sepenuhnya pada Yang Maha Di Atas sana," kata Taufik di Jakarta, Minggu (22/12/2013).

Sampai saat ini, ia mengaku masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud). Sebab dari sana baru dapat diketahui siapa yang bersalah dalam kasus ini.

"Dari hasil investigasi itu kan nanti ketahuan, siapa yang salah dan siapa yang benar," ujarnya.

Setelah diketahui kebenarannya, Taufik meminta kepada semua pihak yang telah menuduhnya sebagai otak di balik adanya kecurangan untuk meminta maaf. Terutama mengembalikan nama baiknya.

"Nah nanti kalau terbukti yang selama ini dianggap benar ternyata terbukti bersalah, maka dia harus berani meminta maaf. Dan sebaliknya, yang selama ini dianggap salah, harus direhabilitasi namanya. Saya tekankan, saya bukan menantang," tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menyampaikan hasil investigasi terkait adanya dugaan kecurangan dalam kasus lelang jabatan kepala sekolah sesudah natal.
"Kita tunggu aja. Tunggu habis natal deh," ujar Ahok.

Ahok juga mengatakan, jika ingin mengganti Kepala Dinas Pendidikan Taufik Yudi Mulyanto harus dipikirkan baik-baik. Karena untuk mencari penggantian bukan perkara mudah.
"Kan kalau mau ganti orang musti dipikir-pikir dulu. Mau ganti orang musti habis natal," tandasnya. [inilah]

Tidak ada komentar