Massa Prabowo Padati Lampineung
BANDA ACEH - Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto, Rabu petang kemarin menggelar kampanye perdana di Aceh dipusatkan di pelataran parkir Stadion H Di Murthala Lampineung, Banda Aceh. Massa dari berbagai kawasan Aceh memadati lokasi kampanye dan menyatakan siap memenangkan capres nomor urut 1 tersebut.
Massa pendukung pasangan capres/cawapres Prabowo-Hatta datang secara bergelombang dari berbagai kabupaten/kota di Aceh dan terkonsentrasi di depan Stadion H Di Murthala Lampineung mulai pukul 15.00 WIB. Sang capres yang mengenakan seragam dinas Soekarno bersama rombongan tiba di lokasi kampanye sekitar pukul 17.15 WIB dengan pengawalan yang tidak begitu ketat dari aparat keamanan.
Untuk menuju panggung kampanye, Prabowo dan rombongan harus berjalan kaki sekitar 100 meter didampingi antara lain Presiden PKS Anis Matta, Wakil Ketua DPR RI Prio Budi Santoso, Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Akbar Tanjung, mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh, mantan Pangdam IM Sunarko, dan Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf selaku ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta.
Sepanjang perjalanan ke panggung kampanye, capres Prabowo disambut gegap gempita oleh pendukungnya sambil meneriakkan yel-yel hidup Prabowo calon Presiden RI. Prabowo membalas sambutan pendukungnya dengan melambaikan tangan dan menebar senyum.
Di atas panggung kampanye, Prabowo disambut sejumlah bupati dan wali kota, di antaranya Plh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Jamal, Wakil Bupati Bener Meriah Rusli, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaeb, Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin dan beberapa pejabat daerah lainnya.
Terlihat pula para ketua dan pengurus parpol koalisi di Aceh seperti Ketua DPD I Partai Golkar Drs Sulaiman Abda, Ketua DPW PAN Aceh Anwar Ahmad, Ketua PKS Aceh Ghufran Zainal Abidin, Ketua PPP Aceh Faisal Amin, dan lainnya.
Saat Prabowo dan rombongan sudah di panggung kampanye, pemandu acara mempersilakan Muzakir Manaf mengawali orasi politiknya. Muzakir yang akrab disapa Mualem mengatakan, capres Prabowo Subiyanto datang ke Aceh bukan yang pertama tapi sudah berulang kali.
Pada pemilu legislatif lalu, kata Mualem, Prabowo juga datang ke sejumlah daerah untuk kampanye Partai Gerindra. “Prabowo datang untuk membuktikan rasa cintanya kepada masyarakat Aceh dan keinginannya untuk membangun kembali Aceh guna mengejar ketertinggalan akibat konflik dan bencana tsunami,” kata Mualem disambut yel-yel hidup Prabowo oleh massa pendukung.
Mualem yang juga Ketua DPA Partai Aceh menegaskan, pihaknya bersedia bergabung dan mendukung Prabowo untuk menjadi Presiden RI ke-7 karena berbagai pertimbangan dan alasan yang kuat. Antara lain, kata Mualem, Prabowo sudah berjanji kepadanya dan seluruh pengurus Partai Aceh untuk tetap menjaga dan melanjutkan perdamaian Aceh sebagaimana yang tertuang dalam MoU Helsinki dan UUPA. “Prabowo juga menyatakan sikap, jika rakyat Indonesia memberikan mandat kepadanya, ia akan meningkatkan taraf hidup masyarakat, termasuk Aceh, mulai dari pendidikan, kesehatan, perekonomian, agama, sosial dan budaya agar bisa hidup damai, aman, makmur dan sejahtera dalam bingkai NKRI,” tandas Mualem yang didampingi Plh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.
Pada Rabu, 11 Juni 2014, sejumlah elemen masyarakat yang menamakan diri Suara Aneuk Nanggroe (SAN) mendeklarasikan diri sebagai tim pemenangan pasangan Prabowo-Hatta di Posko SAN Banda Aceh.
Ketua SAN, Irwansyah kepada wartawan mengatakan mereka mendukung pasangan Prabowo-Hatta karena menilai pasangan nomor 1 ini cerdas, tegas, dan berwibawa, dan yang lebih penting peduli terhadap perdamaian dan kesejahteraan masyarakat Aceh. “SAN sudah ada di 23 kabupaten/kota di Aceh, khusus dari SAN saja kami menargetkan 23.000 suara untuk pasangan Prabowo-Hatta,” tegas Irwansyah didampingi rekannya, Rukiyawati dan Aryunita.
Sehari sebelumnya, di Banda Aceh sejumlah elemen masyarakat lainnya pendukung pasangan capres/cawapres Prabowo-Hatta juga mendeklarasikan terbentuknya relawan Prabowo Subianto Pilihan Pasti atau disingkat Pasopati. (tribunnews)

Tidak ada komentar
Posting Komentar