Breaking News

Perkenalkan, Serda Riski Adinda Kowad Hijaber Jago Yongmodo dari Aceh



MILITER biasanya jadi ranah kaum laki-laki. Namun wanita berhijab ini membuktikan persepsi tersebut salah. Ya, dia adalah Riski Adinda.  Riski adalah dara kelahiran Lhokseumawe, 9 November 1994. Gadis berstatus lajang ini baru saja menyelesaikan pendidikan Pusdikowad PK 21 di Lembang, Bandung pada tahun 2014 lalu. Riski kemudian melanjutkan pendidikannya di jurusan Polisi Militer (POM) di Cimahi selama waktu 4 bulan. Postur badannya yang tegap, gagah dan memiliki tinggi 170 cm itu, membuatnya semakin ideal berada di POM. Riski Adinda berpangkat Serda ini kini bertugas di Polisi Militer Kodam Iskandar Muda (Pomdam IM). Kesehariannya, Riski tinggal di Mess Kowad Banda Aceh. “Ayah saya adalah TNI AD di Koramil Batuphat Lhokseumawe. Sedangkan ibu hanya sebagai ibu rumah tangga,” ujar Riski dengan tutur kata yang halus dan sopan kepada ATJEHPOST.co, Senin, 9 Februari 2015. Di balik sikap lembutnya, Riski Adinda mengakui bahwa dirinya memiliki hobi di bidang olahraga, yaitu bela diri Taekwondo, atau jika di dunia militer lebih dikenal dengan Yongmodo. Prestasi yang pernah diraih yaitu, mulai dari juara pertama Takewondo tahun 2006 tingkat Aceh, kemudian juara ketiga Porda Taekwondo tahun 2010, serta juara pertama Popda Taekwondo tahun 2011. Dan baru-baru ini, diketahui ia baru saja meraih medali perunggu yaitu juara ketiga dalam kejuaraan Yongmodo Kasat di Kalimantan. 

Sebelum menjadi Kowad, Riski Adinda menghabiskan masa pendidikannya di Lhokseumawe, seperti dari SD 1 Lhokseumawe, kemudian SMP Lhokseumawe, dan SMA 3 Lhokseumawe. Ia juga pernah bergabung di organisasi sekolah: OSIS. "Dukungan orang tua saya, dan karena doa mereka sehingga hari ini telah menghantarkan saya untuk bisa bergabung di militer," kata dara berparas cantik ini saat dijumpai ATJEHPOST.co di Kodam Iskandar Muda, Senin, 9 Februari 2015. Riski Adinda juga termasuk personil TNI AD yang tergolong memiliki loyalitas terhadap kesatuan. Hal itu terbukti ketika ditanyai apa nama akun jejaring sosial Facebooknya. "Maaf, kami selaku anggota tidak diperkenankan untuk memiliki apapun jejaring sosial, karena untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. Riski turut menjadikan motto Kowad TNI sebagai panutan hidupnya, "Bukan mawar penghias taman, tetapi melati pagar bangsa," ujarnya.

sumber ( atjehpost.co )

Tidak ada komentar