Polisi Bubarkan Rapat Aktivis Komite Papua Barat
Polisi membubarkan rapat Aktivis Komite Nasional Papua Barat yang selama ini dianggap berafiliasi ke Organisasi Papua Merdeka di Jalan SMK Pertanian Nabire Papua, Senin 16 Febuari 2015. Polisi menyita sejumlah dokumen KNPB dan Bendera Bintang Kejora, simbol perjuangan Papua Merdeka.
Juru Bicara Polda Papua Kombes Patrige Renwarin mengatakan, selain menyita berbagai dokumen KNPB dan bendera separatis, kepolisian juga menahan tiga orang yang saat itu berada di lokasi. "Sedangkan yang lainnya langsung berhamburan lari menuju bukit di sekitar lokasi," ujarnya.
Dia mengatakan, adanya rapat yang digelar KNPB diketahui berdasarkan laporan masyarakat. "Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa di TKP ada rapat KNPB," katanya.
Sesuai barang bukti yang disita, rapat diikuti oleh KNPB dari seluruh kabupaten yang ada di Papua dan Papua Barat. Kemungkinan rapat membahas rencana musyawarah besar KNPB serta membahas status politik Papua Merdeka. "Ini berdasarkan dokumen yang disita," ujarnya.
Adapun barang bukti yang disita berupa dokumen KNPB, dua peta perencanaan KNPB lengkap dengan gambar, bendera Bintang Kejora dua lembar, tripleks bergambar Bendera Kejora, tujuh sajam (kapak, celurit, pisau, dan sangkur), tiga busur, dan 41 anak panah, 15 potong pakaian yang bermotif loreng, serta gambar bendera Bintang Kejora. Selain itu juga dua tas noken KNPB, empat sepatu laras, dua spanduk KNPB, HP dari masing-masing delegasi:
Meski rapat KNPB dibubarkan, situasi Nabire tetap aman dan terkendali. "Situasi Nabire kondusif," kata Patrige.(viva.co.id)

Tidak ada komentar
Posting Komentar