Unsam Tambah 14 Prodi Baru
Retor Unsam Langsa, Drs BachtiarAkob MPd menyatakan, tahun ajaran 2015/2016 ini berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Unsam telah menambah 14 program studi baru, yaitu Akutansi, Budidaya Perairan, Teknik Informatika, Fisika, Matematika, Kimia, Biologi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Geografi, Pendidikan Olahraga, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Sedangkan prodi yang telah ada dan sedang berjalan yakni, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, Agroteknologi, Agribisnis, Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Mesin, Ilmu Hukum, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan. Maka Unsam telah memiliki 25 prodi, dan tahun ajaran 2015/2016 ini telah siap menerima mahasiswa baru secara nasional melalui Seleksi Bersama Masuk perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB-PT).
Sementara itu dari 512 Sarjana yang diwisuda tahun 2015 ini, 11 diantaranya mendapat penghargaan atas lulusan terbaik (Cumlaude). Saat itu penghargaan dan plakat kepada 11 sarjana lulusan Unsam tersebut diberikan oleh Gubernur Aceh, Dr Zaini Abdullah, dan Rektor Unsam, Drs bachtiar Akob MPd. Sedangkan jumlah dosen tetap dan tidak tetap sebanyak 303 orang dan tenaga administrasi kepegawaian sebanyak 200 orang.
Seiring dengan pembukaan prodi baru itu, menurut Rektor Unsam tidak bisa dihindari sejak tahun ini sudah merupakan kewajiban bagi Universitas Samudra bersama pemerintah daerah guna menyediakan sarana dan prasarana yang refresentatif. Namun dengan lahan yang ada seluas 49 hektar, tentunya tidak akan cukup untuk pembangunan Universitas Samudra ke depan.
Untuk itu pihaknya memohon kepada Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, dengan rekomendasi Wali Kota Langsa, Bupati Aceh Timur, dan Bupati Aceh Tamiang, agar dapat menambahkan lahan seluas 100 hektare lagi, karena diperkirakan pada 10 tahun ke depan lahan Universitas Samudra yang ada sekarang akan sangat sempit.
Selain itu Unsam berharap bantuan pembangunan sarana dan prasarana lainnya di kampus tersebut, seperti selama ini setiap kegiatan wisuda Universitas Samudra belum memiliki auditorium. Sehingga dengan terpaksa kita laksanakan wisuda di bawah tenda, yang apabila hujan akan menghambat pelaksanaan wisuda. Begitu juga semakin bertambahnya jumlah mahasiswa dan tenaga pengajar, membuat tempat ini tidak memadai dan kurang reprentatif.
Kami berharap kepada Gubernur Aceh, menghadiahkan untuk Unsam Langsa sebuah auditorium agar wisuda ke depan dapat dilaksanakan dalam gedung seperti Perguruan Tinggi lainnya. Kemudian sejak awal pembangunan Unsam, tentu sangat penting adalah selesainya Master Plan dan pagar keliling. Untuk mewujudkan ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menitipkan kepada Gubernur Aceh sebagai Bapak Rakyat Aceh, untuk segera mewujudkan Master Plan tersebut, guna merealisasikan kebutuhan bantuan pembangunan Unsam ke Pemerintah Pusat. (aceh.tribunnews)

Tidak ada komentar
Posting Komentar