Breaking News

Ini Keputusan DPD I se-Indonesia Golkar Kubu Ical


Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie menggelar pertemuan dengan DPD tingkat I Partai Golkar di kediaman pribadi pada Senin (16/3/2015) malam.

Politisi Partai Golkar kubu Aburizal, Bambang Soesatyo mengatakan, pertemuan tersebut dihadiri oleh 32 dari 34 DPD-I seluruh Indonesia. Menurut dia, dalam pertemuan ini menghasilkan beberapa keputusan diantaranya mereka tetap solid menolak Munas Ancol dan hanya mengakui Munas Bali yang mereka ikuti.

"Kedua, DPD I dan II menilai Menkumham Yasonna Laoly telah bertindak terlalu jauh (intervensi) mengacak-ngacak internal Partai Golkar dengan memanipulasi keputusan Mahkamah Partai yang sebenarnya tidak memenangkan satu pihak manapun," kata Bambang di Jakarta, Senin (16/3/2015).

Kemudian, lanjut Bamsoet begitu disapa, DPD I dan II akan melakukan perlawanan terhadap pelaksana tugas (plt) dari pihak kubu Ancol yang akan menduduki kantor DPD - dan II seluruh Indonesia sampai ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap.

"Keempat, Menkumham harus ikut bertanggung jawab jika terjadi konflik horizontal yang menimbulkan korban jiwa di akar rumput terutama dalam perebutan kantor2 DPD di berbagai daerah," ujarnya.

Ia menambahkan, DPD I dan II tetap mendesak Fraksi Partai Golkar di DPR menggunakan hak konstitusionalnya bersama-sama dengan anggota fraksi KMP lainnya dan fraksi Partai Demokrat, yakni hak penyelidikan atau hak angket.

"Hal itu penting untuk dapat mengungkap apa sesungguhnya yang terjadi dibalik sikap Menkumham yang mengacak-ngacak PPP dan Partai Golkar tanpa sepengetahuan presiden," tandasnya.[inilah]

Tidak ada komentar