Cegah Paham Radikalisme, Fraksi PKS DPR Gelar Lomba Penulisan Kebangsaan
Jakarta - Berkembangnya
paham radikalisme di sebagian kalangan umat beragama di Indonesia mesti
disikapi dengan bijak. Fraksi Partai keadilan Sejahtera (FPKS) Dewan
Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar lomba penulisan
bertema kebangsaan untuk mencegah paham radikalisme.
Mengambil tajuk "Nasionalisme Indonesia Menjawab Tantangan Global",
FPKS meyakini bahwa lebih banyak orang Indonesia yang mencintai
negerinya daripada 'menjual' negara hanya demi pemahaman sempit baik
kedaerahan atau keyakinan agama. Demikian disampaikan ketua FPKS DPR RI,
Jazuli Juwaini, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (01/04)
Jazuli menuturkan, bahwa latar belakang lomba karya tulis kebangsaan
ini diantaranya adalah globalisasi yang menjadi salah satu tantangan
terbesar nasionalisme setiap bangsa. Selain itu, lomba ini juga diadakan
untuk memperingati ulang tahun PKS ke-17.
"Oleh karena itu, tujuan dari diselenggarakannya lomba penulisan
kebangsaan ini diantaranya adalah membangkitkan semangat jiwa
nasionalisme Indonesia di tengah arus globalisasi. Selain itu, Fraksi
PKS ingin ikut serta mengokohkan nilai-nilai agama sebagai perekat dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Jazuli.
Ada beberapa tema dalam lomba karya tulis kebangsaan ini. Diantaranya
"Karakteristik Demokrasi Pancasila", "Peran Generasi Muda dalam Menjaga
Keutuhan NKRI", dan beberapa tema lainnya.
Peserta lomba karya tulis kebangsaan ini terbagi ke dalam tiga kategori. Pertama, kategori pelajar dan mahasiswa. Kedua, kategori umum. Ketiga,
kategori ibu rumah tangga. Ketika ditanya mengenai mengapa ibu rumah
tangga masuk dalam kategori peserta lomba karya tulis kebangsaan ini,
Jazuli dengan tegas tidak ingin menafikan peran mereka sebagai faktor
ketahanan keluarga Indonesia.
"Jangan salah, ibu rumah tangga memiliki peran yang sangat vital
dalam ketahanan republik ini. Jangan nafikan peran mereka," kata Jazuli.
Dewan juri untuk lomba karya tulis kebangsaan ini terdiri dari unsure
ahli (LIPI, Lemhanas, TNI, POLRI, dan Budayawan) dan unsure Anggota
FPKS DPR RI (Hidayat Nur Wahid, Soenmandjaya Rukmandis, dan
AdangDaradjatun). Waktu pengiriman tulisan dibuka tanggal 1 April dan
ditutup tanggal 21 april 2015.
Seluruh warga negara Indonesia, ujarJazuli, dapat mengikuti kegiatan
ini dan mengakses syarat serta ketentuannya di website FPKS, yaitu
fraksidpr.pks.id
"Kami undangpelajar, mahasiswa, profesional, petani, pekerja, ibu
rumah tangga dan lainnya untuk mengirimkan karyanya ke panitia lomba,"
pungkas Jazuli.

Tidak ada komentar
Posting Komentar