Empat Program Banda Aceh Masuk Top 99 Kompetisi Inovasi
![]() |
| ilustrasi ( inovasi kota/dok ugm ) |
BANDA ACEH - Empat program inovasi Pemerintah Kota Banda Aceh masuk dalam 99 besar (top 99) Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2015 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Selain Banda Aceh, dua inovasi milik Pemkab Aceh Jaya, serta masing-masing satu program Pemkab Aceh Tengah dan Aceh Selatan, juga masuk top 99 kompetisi nasional tersebut.
Informasi ini dihimpun Serambi dari situs resmi Kementerian PAN-RB dan siaran pers Humas Setdako Banda Aceh, Rabu (8/4). Disebutkan, tahun ini panitia Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB menerima 1.188 program inovasi dari seluruh pemerintah daerah di Indonesia. “Dari jumlah itu, ada empat program Pemko Banda Aceh yang masuk top 99,” kata Kabag Humas Setdako Banda Aceh, Drs Marwan.
Keempat program itu adalah pembentukan Balee Inong di Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, pembangunan Hutan Kota di Tibang, penyediaan Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) di Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3), serta program Transparansi Informasi Pembayaran Melalui SP2D elektronik.
Marwan menjelaskan, karena masuk top 99 dalam kompetisi dimaksud, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal diundang oleh panitia untuk mempresentasikan keempat program inovasi tersebut di Kantor Kementerian PAN-RB di Jakarta, Senin (6/4) lalu.
Menurut Marwan, wali kota memaparkan kelebihan keempat program inovasi itu. Misalnya, Balee Inong yang tidak dimiliki daerah manapun. Lembaga itu bertujuan meningkatkan pemberdayaan dan melibatkan perempuan dalam perencanaan pembangunan. Begitu juga Hutan Kota Tibang yang awalnya dibangun di atas lahan kritis dan tandus, tapi kini hutan seluas 7,1 hektare (Ha) itu sudah menghasilkan 3 ton oksigen/hari.
Sementara dua program inovasi Pemkab Aceh Jaya yang masuk top 99 yaitu Beasiswa Pendidikan Aceh Jaya Cerdas Tahun 2014 dan Pelayanan Prima Bankable Kabupaten Aceh Jaya. Sedangkan inovasi Pemkab Aceh Tengah yaitu Memanfaatkan Facebook Untuk Percepatan Pelayanan Publik, dan inovasi Pemkab Aceh Selatan adalah Inovasi Pala Sambutan untuk Mendukung Rehabilitasi Kebun Pala Rakyat Yang Terserang Penyakit.
Berdasarkan informasi di situs resmi Kementerian PAN-RB, setelah menyeleksi 1.188 proposal inovasi menjadi top 99, selanjutnya panitia akan menyaring lagi hingga menyisakan 25 inovasi atau top 25. Ke 25 usulan yang terpilih nanti akan dipromosikan untuk mengikuti United Nations Public Service Awards (UNPSA). Ini merupakan tugas Kementerian PAN-RB dalam memacu peningkatan kualitas pelayanan publik.(saf)
source :tribunnews.com

Tidak ada komentar
Posting Komentar