Breaking News

Siapa Archandra Tahar, Menteri ESDM yang Baru ?

Archandra Tahar. (learn.ifacademy.org)

JAKARTA,  – Presiden Joko Widodo merombak Kabinet Kerja Jilid II. Detik-detik terakhir penyebutan nama para menteri baru cukup mengejutkan banyak pihak. Munculnya nama Archandra Tahar menggantikan Sudirman Said sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), membuat banyak mencaritahu latarbelakang, yang namanya kurang begitu akrab oleh banyak kalangan. Ternyata, Chandra Tahar merupakan ahli kilang lepas pantai atau offshore. Dirinya terakhir kali menjabat sebagai President Direktur Petroneering di Houston, sebuah perusahaan pengembangan teknologi dan enginering yang fokus dalam desain dan pengembangan kilang offshore yang lebih tahan lama, efektif dan aman. Chandra menyelesaikan studi S1 di Teknik Mesin ITB (1989 -1994). Kemudian dia mendapat beasiswa di Texas A&M Universities pada jurusan Teknik Kelautan hingga meraih gelar master (1996 – 1998) dan doktor (1998 – 2001). Chandra memiliki pengalaman selama 14 tahun di lapangan dalam bidang hidrodinamika dan teknik offshore. Chandra memiliki 3 paten yang berkaitan dengan offshore seperti teknologi McT (Multi Column TLP) Floating Platform dan menjadi salah satu yang memperkenalkan standar hidrodinamika untuk industri. 

Selama ini, Chandra tinggal di Amerika Serikat, tetapi sering memberikan materi di Indonesia. Salah satunya pada tahun 2014 dia menjadi salah satu pembicara dalam persiapan Pertamina EP untuk mengoptimalkan lapangan offshore L-Parigi. Selama ini nama profesional berusia 45 tahun ini tak pernah terdengar masuk bursa menteri hasil reshuffle, sehingga penyebutan namanya di detik-detik terakhir cukup mengejutkan. Dia juga telah bekerja di berbagai perusahaan migas baik sebagai pengembang maupun produksi seperti Spar, TLP, Compliant Tower, Buoyant Tower dan Multi Colum Floater selama 13 tahun terakhir. TLP dan Spar merupakan produk yang menjadi ahlinya yang mewakili gabungan dari pengembangan pengeboran minyak dan produksi sistem operasional di dunia hari ini.

Sumber:kini

Tidak ada komentar