Breaking News

Barat Memuji Pilpres Mesir


Dr. Muhammad Mursi, Capres Ikhwanul Muslimin dan Hizbul Hurriyah wal 'Adalah bakda zhuhur tadi antre di tengah-tengah barisan panjang para pemilih di Madrasah Sadat I'dadiyyah "Banin" di Zaqaziq.
Sementara itu, Syaikhul Azhar, Dr. Ahmad At-Thoyyib menggunakan hak suaranya pagi tadi di Madrasah Taufiqiyah Haditsah di Mesir City. Beliau menegaskan bahwa rakyat Mesir untuk kali pertama memilih presidennya dengan bebas dan bersih berdiri di atas pondasi dan kaidah yang benar.
Beliau mengatakan: "Kini saatnya kesempatan yang kalian tunggu semenjak dulu bahkan semenjak ribuan tahun. Karena itu jangan dengarkan suara-suara luar, jangan terima suap, karena orang yang memberi suap dan yang menerima suap sama-sama di Neraka. Dan ini merupakan keharaman yang besar dalam pilpres yang sekarang berjalan untuk masa depan Mesir yang lebih baik."
Beliau juga menegaskan bahwa tidak turut serta dalam pilpres kali ini, padahal ia mampu untuk itu, hukumnya haram secara syariat, tidak dibenarkan, karena persaksian atau pilihan merupakan amanah, setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban kelak di hari kiamat.
Surat Kabar The New York Times AS. Menyatakan bahwa pilpres Mesir sekarang ini merupakan tonggak kebangkitan politik Mesir, sekaligus merupaka pilpres yang elegan di dunia Arab.
Surat kabar ini melihat banyaknya pemilih yang antre panjang untuk menggunakan hak pilihnya di bawah terik matahari.
Juga menambahkan bahwa pilpres Mesir dimonitor langsung oleh Barat dan Zionis Israel dari dekat, dikarenakan hasil pilpres kemungkinan akan berdampak pada kesepakatan damai dengan Zionis Israel sebagai perpanjangan tangan AS di kawasan tersebut, ini terjadi jika kelompok Islam meraih dukungan.
Sedangkan Jimmy Carter, mantan Presiden AS., sekaligus Ketua NGO Carter untuk Perdamaian memuji pelaksanaan pilpres di Mesir. Dia mengungkapkan kegembiraannya melihat partisipasi pemilih yang sangat besar, antre di depan tempat pemungutan suara.
Dia menyatakan itu saat memantau di TPS di Madrasah Bahiyyah Burhaniyyah I'dadiyyah di daerah Sayyidah Zainab. Dia juga menambahkan bahwa Mesir sekarang ini berjalan menuju arah yang benar, menuju negara republik kedua yang bersih dan demokratis.
Carter memantau di TPS guna memastikan bahwa pemungutan suara berjalan dengan lancar. (io)

Sumber: (Md) byAl-ikhwan
foto doc: egyptindependent

Tidak ada komentar