Penghitungan Suara di Mesir Dimulai
KBRN, Mesir : Penghitungan Suara Dimulai di Mesir Setelah Dua Hari Pemilu, Yang Merupakan Pemilihan Secara Bebas Pertama di Negara tersebut. Sejauh ini, baru sedikit dari hasil pemilu yang akan diumumkan, dengan jumlah yang terus bertambah sampai akhir pekan.
Sebelumnya, ketegangan meningkat ketika para kandidat saling menuduh, tetapi secara umum pemungutan suara berlangsung damai.
Sekitar 50 juta orang terdaftar dalam pemilu, yang memilih 13 kandidat presiden setelah Hosni Mubarak dijatuhkan dari jabatannya setelah 18 hari protes massa.
Empat kandidat yang dianggap favorit yaitu Ahmed Shafiq, mantan panglima Angkatan Udara dan sempat menjadi perdana menteri selama aksi protes Februari 2011 lalu, Amr Moussa, mantan menteri luar negeri dan ketua Liga Arab.
Kandidat lainnya adalah Mohammed Mursi, ketua Partai Kebebasan dan Keadilan yang merupakan bagian dari Ikhwanul Muslimin dan Abdul Moneim Aboul Faotouh, kandidat presiden independen Islam.
NGO dan Kelompok HAM dan pemantau pemilu melaporkan sejumlah keluhan, termasuk kampanye ilegal di luar tempat pemungutan suara.
Tetapi, secara umum para pemantau mengatakan puas dengan proses pemilu.
Mantan anggota kongres AS Jane Harman, yang memantau pemilu, mengatakan dia sangat terkesan.
"Kami tidak mengetahui siapa yang akan menang dalam pemilu, kami tidak mengetahui apakah akan ada putaran kedua, kami tidak mengetahui secara pasti bagaimana presiden di negara ini, kekuasaan yang akan diperoleh dan apa yang terjadi dengan parlemen dan majelis konstitusi.''
"Tetapi sebagai salah satu pemantau pemilu lain, seperti Tunisia, saya harus katakan bahwa proses yang berlangsung selama lima hari sejak saya berada di Mesir, sangat mengesankan dan sebuah penghargaan bagi rakyat Mesir." (BBC/YY/WDA)
SUMBER: rri.co.id
Tidak ada komentar
Posting Komentar