BANJIR PADANG: kerugian capai Rp263 miliar
![]() |
| Banjir di padang/antara |
LamHaba_PADANG: Bencana banjir bandang yang menerjang Kota Padang Sumatra Barat, Selasa lalu menimbulkan kerugian hingga ratusan miliar.
Fauzi Bahar, Walikota Padang menyebut besaran kerugian terbanyak di sektor infrastruktur jalan, jembatan, dan bangunan. "Angka kerugian totalnya mencapai Rp263,990 Miliar," katanya.
Besaran tersebut, ucapnya, belum lagi termasuk kerugian materil masyarakat yang menjadi korban.
"Kesimpulannya, kita (Pemko Padang) sangat membutuhkan bantuan pusat untuk percepatan perbaikan sarana infrastruktur tersebut,," kata Fauzi.
Irman Gusman Ketua DPD mengaku ikut prihatin atas bencana melanda kota Padang tersebut dan akan mengupayakan anggaran perbaikan ke pemerintah pusat.
"Kami akan perjuangkan anggaran ini (perbaikan infrastruktur) ke anggaran pusat," kata Irman di sela peninjauan lokasi terkena bencana banjir bandang di Padang, Kamis (26/7/2012).
Bencana banjir bandang menerjang Kota Padang Sumbar terjadi pada Selasa 24 Juli 2012 malam, dipicu terjangan badai, dan hujan deras sejak sore.
Puncaknya, sekitar pukul 18.30 WIB, air mulai meluap di hulu sungai Lubuk Kilangan Kecamatan Lubuk Kilangan dan Hulu Sungai Batang Kuranji Kecamatan Kuranji.
Imbas terparah dari bencana ini adalah Kawasan Tabiang Banda Gadang Kecamatan Nanggalo, dan Batu Busuak Limau Manih Kecamatan Pauh, di mana puluhan rumah sempat terendam setinggi 2 meter(*)
Fauzi Bahar, Walikota Padang menyebut besaran kerugian terbanyak di sektor infrastruktur jalan, jembatan, dan bangunan. "Angka kerugian totalnya mencapai Rp263,990 Miliar," katanya.
Besaran tersebut, ucapnya, belum lagi termasuk kerugian materil masyarakat yang menjadi korban.
"Kesimpulannya, kita (Pemko Padang) sangat membutuhkan bantuan pusat untuk percepatan perbaikan sarana infrastruktur tersebut,," kata Fauzi.
Irman Gusman Ketua DPD mengaku ikut prihatin atas bencana melanda kota Padang tersebut dan akan mengupayakan anggaran perbaikan ke pemerintah pusat.
"Kami akan perjuangkan anggaran ini (perbaikan infrastruktur) ke anggaran pusat," kata Irman di sela peninjauan lokasi terkena bencana banjir bandang di Padang, Kamis (26/7/2012).
Bencana banjir bandang menerjang Kota Padang Sumbar terjadi pada Selasa 24 Juli 2012 malam, dipicu terjangan badai, dan hujan deras sejak sore.
Puncaknya, sekitar pukul 18.30 WIB, air mulai meluap di hulu sungai Lubuk Kilangan Kecamatan Lubuk Kilangan dan Hulu Sungai Batang Kuranji Kecamatan Kuranji.
Imbas terparah dari bencana ini adalah Kawasan Tabiang Banda Gadang Kecamatan Nanggalo, dan Batu Busuak Limau Manih Kecamatan Pauh, di mana puluhan rumah sempat terendam setinggi 2 meter(*)

Tidak ada komentar
Posting Komentar