Gerombolan narkotika blokir jalan
![]() |
| Mei lalu pihak berwajib Meksiko menemukan bagian tubuh dari setidaknya 40 orang di dalam kantung di sebuah jalan bebas hambatan dekat Monterrey. (REUTERS/Josue Gonzalez) |
Mexico City (ANTARA News) - Gerombolan bersenjata menghalangi jalan raya di seluruh Guadalajara, kota terbesar kedua di Meksiko, Sabtu waktu setempat, di mana beberapa kendaraan dibakar di tengah meningkatnya perang narkotika.
Polisi mengkonfirmasi tujuh penghalang jalan menggunakan truk dan mobil yang sudah rusak itu tidak sah. Penghalang ini terlihat di sekitar Kota Guadalajara dan 15 kota lain di seluruh Negara Bagian Jalisco di Meksiko barat.
Luis Carlos Najera, Kepala Polisi Negara Bagian Jalisco, mengumumkan Sabtu larut malam seorang pria menderita luka tembak serius, tapi tak ada orang yang ditangkap.
"Kami tidak tahu siapa di belakang operasi ini," kata Najera sebagaimana dikutip Reuters.
Guadalajara sebelumnya tidak menghadapi kerusuhan yang berkaitan dengan kartel narkotika seperti negara bagian lain.
Negara Bagian Jalisco telah menjadi kubu Kartel Sinaloa sejak 1980-an, ketika penyelundup narkotika pertama kali menggunakan Meksiko sebagai "trampoline" guna menyelundupkan kokain ke Amerika Serikat.
Negara bagian tersebut baru-baru ini telah menyaksikan lonjakan kerusuhan saat anggota bersenjata Kartel Sinaloa memerangi pesaing mereka dari kartel yang baru muncul, Zetas.
Lebih dari 55.000 orang Meksiko tewas dalam kerusuhan narkotika sejak Presiden Felipe Calderon memangku jabatan pada Desember 2006 dan melancarkan perang terhadap kartel narkotika.
Polisi mengkonfirmasi tujuh penghalang jalan menggunakan truk dan mobil yang sudah rusak itu tidak sah. Penghalang ini terlihat di sekitar Kota Guadalajara dan 15 kota lain di seluruh Negara Bagian Jalisco di Meksiko barat.
Luis Carlos Najera, Kepala Polisi Negara Bagian Jalisco, mengumumkan Sabtu larut malam seorang pria menderita luka tembak serius, tapi tak ada orang yang ditangkap.
"Kami tidak tahu siapa di belakang operasi ini," kata Najera sebagaimana dikutip Reuters.
Guadalajara sebelumnya tidak menghadapi kerusuhan yang berkaitan dengan kartel narkotika seperti negara bagian lain.
Negara Bagian Jalisco telah menjadi kubu Kartel Sinaloa sejak 1980-an, ketika penyelundup narkotika pertama kali menggunakan Meksiko sebagai "trampoline" guna menyelundupkan kokain ke Amerika Serikat.
Negara bagian tersebut baru-baru ini telah menyaksikan lonjakan kerusuhan saat anggota bersenjata Kartel Sinaloa memerangi pesaing mereka dari kartel yang baru muncul, Zetas.
Lebih dari 55.000 orang Meksiko tewas dalam kerusuhan narkotika sejak Presiden Felipe Calderon memangku jabatan pada Desember 2006 dan melancarkan perang terhadap kartel narkotika.

Tidak ada komentar
Posting Komentar