Menteri PDT Canangkan Pemakaian Minyak Kelapa Tanak di Padangpariaman
![]() |
| Menteri PDT;Helmy Faishal Zaini/foto;antaranews |
Menteri
Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Helmy Faishal Zaini bersama Ketua
Komisi V DPR RI Mulyadi mencanangkan Gerakan Nasional Pemakaian Minyak
Kelapa Tanak di Pasar Balah Aia, Kec.VII Koto, Kab.Padangpariaman,
Sumbar, Senin (1/10).
"KPDT
selalu menggali potensi lokal, kemudian mendorong pertumbuhannya untuk
menjadikan produk unggulan kabupaten (PRUKAB) dan mencarikan potensi
pasar untuk menjualnya," kata Menteri PDT Helmy Faishal Zaini kepada
wartawan, usai prosesi acara di Pasar Balah Aia.
LSM
Jaringan Anti Kemiskinan bekerjasama dengan Kementerian PDT
menggalakkan pemakaian kembali minyak kelapa tanak tangan guna
meningkatkan ekonomi lokal. Minyak kelapa "tanak tangan" adalah minyak
goreng berbahan baku kelapa matang yang dibuat dengan cara tradisional.
Pembuatannya
dimulai dari memarut kelapa, memeras santan dan memasaknya hingga
menghasilkan minyak goreng dengan aroma yang sangat harum.
"Sebanyak
750 butir kelapa itu diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 60 botol
minyak goreng yang masing-masing berisi 600 mililiter," kata Jon Kenedy
Martin Ketua Jaringan Anti Kemiskinan yang sebelumnya menggagas aksi
Rekor MURI bersama 150 pembuat minyak kelapa tanak.
Aksi itu, menurut dia, sekaligus mengawali pencanangan kembali pemakaian minyak kelapa "tanak tangan" di Padangpariaman.
Sebanyak
80 persen wilayah Padangpariaman ditumbuhi tanaman kelapa. Selain
dimanfaatkan sebagai minyak kelapa, batang tanaman kelapa digunakan
untuk pembuatan furniture dan kerajinan.
sumber: kemenegpdt.go.id

Tidak ada komentar
Posting Komentar