Buntut Penyerangan Syiah, Sejumlah Ulama Tuntut Pelarangan Syiah
Sejumlah ulama Ahlus Sunnah berkumpul menanggapi tindakan penyerangan Majelis Az Zikra Sentul oleh 40 simpatisan Syiah.
Para ulama yang hadir tersebut adalah KH. Muhammad Arifin Ilham
(Pengasuh Majelis Az Zikra), KH. Luthfi Hakim SH (Ketum Forum Betawi
Rempug), Habib Muhsin bin Zaid al Atthas (Sekjen Gerakan Masyarakat
Jakarta), KH. Endang Supardi (Ketum Forum Betawi Bersatu), KH. Abu
Jibril (Wakil Amir Majelis Mujahidin), KH. Bachtiar Natsir (Sekjen
MIUMI), KH. Misbahul Anam (Ketua Majelis Syura DPP FPI), Habib Muhsin
Alatas (Ketum DPP FPI), KH. Muhammad Al Khaththath (Sekjen FUI), dan
Hudan Dimyati Ahmad (Anggota Dewan Pembina HASMI).
Mereka mengeluarkan pernyataan sikap yang menentang keras penyerangan Syiah terhadap komunitas Sunni itu.
“Kami sepakat mempertahankan Indonesia sebagai negeri Ahlus Sunnah
wal Jama’ah dan akan melawan orang, kelompok, atau ormas yang akan
berusaha mempengaruhi, mendoktrin, serta memaksakan aqidah selain Ahlu
Sunnah wal Jama’ah,” terang pernyataan itu.
Para ulama ini mami menilai serangan kaum yang kami duga pembela
Syiah di atas jelas-jelas menodai dan menghina dan merupakan tindakan
amoral yang mengancam keamanan dan ketahanan NKRI. bahkan fakta
peristiwa ini membuktikan bahwa gerombolan pembela Syiah adalah
gerombolan radikal dan anarkis yang sebenarnya.
Selain itu mereka menolak segala intervensi yang bertujuan untuk
membebaskan ke-40 pelaku penyerangan, penganiayaan dan penculikan
tersebut dari tahanan dan dari jerat hukum.
Mereka juga, “Menuntut pemerintah melarang paham Syiah yang
bertentangan dengan Al Suran dan As Sunnah serta kegiatan gerakan Syiah
dan para pembelanya yang terbukti melakukan tindakan anarkis.” (fimadani.com )

Tidak ada komentar
Posting Komentar